Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Universitas Kuningan diselenggarakan oleh bidang penelitian yang merupakan bagian dari tugas Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM). Berdasarkan Statuta Universitas Kuningan Tahun 2015 Pasal 79 ayat (1): LPPM mempunyai tugas pokok untuk, mengkoordinasikan, mengembangkan, melaksanakan, memantau, dan menilai pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh anggota sivitas akademika Universitas Kuningan serta  mengendalikan administrasi dan mengembangkan  sumber daya yang diperlukan. Selanjutnya dalam ayat (3), khususnya kegiatan PkM,  LPPM mempunyai wewenang mengembangkan model-model pemberdayaan masyarakat dan mengimplementasikannya pada masyarakat sasaran, melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam melaksnakana pembangunan di segala bidang, serta mengembangkan kerja sama dengan lembaga pemerintah, lembaga swasta masyarakat, dan dunia usaha dalam memberdayakan masyarakat.

 

Kebijakan LPPM dalam program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, yaitu meningkatkan capaian target baik kualitas maupun kuantitas. Capaian secara internal diarahkan kepada penguatan organisasi dan infrastruktur, sedangkan eksternalnya diarahkan dalam peningkatan implementasi program ipteks dan rekayasa sosial yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat kota/desa maupun pemerintah/swasta. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Kuningan yaitu:

  1. Mengaplikasikan ilmu dan teknologi dari perguruan tinggi ke dalam dunia praktis dan rill ada didalam masyarakat dengan merubah dari paradigma pembangunan (development) untuk masyarakat  menjadi paradigma pemberdayaan (empowerment) pembangunan oleh masyarakat;
  2. Membentuk/mengembangkan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi  dalam mengelola sumberdaya manusia dan sumberdaya alam yang dimiliki menjadi tools solusi penanganan masalah pembangunan di kuningan khsusunya dan di Indonesia pada mumnya.
  3. Membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan keseharian bermasyarakat dengan mewujudkan masyarakat yang madani secara sosial dan ekonomi.
  4. Meningkatkan keterampilan berpikir, bertindak dan pengambilan keputusan secara rasional untuk menentukan jalan hidup diri dan keluarganya dengan konsep co-creation, co-financing dan co-benefit.

 

Luaran yang ingin dicapai dari adanya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Upaya perguruan tinggi dengan membentuk unit-unit  usaha di perguruan tinggi berbasis produk intelektual dosen dan mahasiswa;
  2. Produk jasa dan/atau barang komersial yang bisa terjual dan menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat dan meningkatkan kedudukan bagi perguruan tinggi;
  3. Menghasilkan karya nyata yang dapat dinikmati oleh masyarakat melalui peningkatan kreativitas dosen dan mahasiswa sebagai pewujudan dunia ilmiagh yang menghasilkan karya ilmu pengetahuan;
  4. Menghasilkan para wirausaha-wirausaha baru berbasis ipteks sehingga diharapkan dapat memberi dampak berkembang dan meluasnya budaya kewirausahaan dan pemanfaatan hasil riset maupun pendidikan di perguruan tinggi dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat
  5. Updating ilmu pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi; dan mengikuti tren perkembangan di dunia maya.
  6. Hasil program pengabdian dijadikan sebagai bahan untuk menyusun kebijakan baru oleh lembaga pendidikan tinggi khusunya Universitas Kuningan.

 

Ruang lingkup kerja pengabdian kepada masyarakat Universitas Kuningan meliputi beberapa hal sebagai berikut:

  1. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan secara terpadu, mencakup aspek ekonomi, fisik dan manajerial agar mampu meningkatkan aspek pengetahuan, kemampuan dan keterampilan.
  2. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan berdasarkan kebutuhan serta yang dinyatakan oleh perorangan, lembaga-lembaga masyarakat dan pemerintah.
  3. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan mengutamakan panggilan dan pengembangan potensi lokal serta peningkatan swadaya masyarakat yang bertumpu pada kemampuan sendiri atau kekuatan masyarakat sendiri (self-reliant development).
  4. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu (interdisipliner) di lingkungan Perguruan Tinggi.
  5. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan bersama masyarakat, pemerintah beserta unsur-unsur lainnya yang berkaitan dengan program ini, didorong berpartisipasi aktif sejak perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program.

Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. Artinya, program kegiatan yang telah berhasil merupakan titik awal untuk program berikutnya hingga tercapai tujuan yang diharapkan oleh masyarakat dan pemerintah.